June 4, 2012

Mistakes are always forgivable, if one has the courage to admit them.

"Setiap manusia di dunia
Pasti punya kesalahan
Tapi hanya yang pemberani
Yang mau mengakui


Setiap manusia di dunia
Pasti pernah sakit hati
Hanya yang berjiwa satria
Yang mau memaafkan..."


Haha ada yang tau ga itu lagu siapa? Yap, itu lagunya Sherina yang judulnya Persahabatan. Yang dinyanyiin di film Petualangan Sherina. Gw sampe sekarang masih apal loh lirik sekaligus koreo (tarian) nya. Hahaha


Kita tau, nobody's perfect. Cuma Allah yang sempurna. Kita manusia pasti punya salah. Begitupun gw. Baru aja dapet beberapa pelajaran berharga. Gw dapet tamparan keras banget kali ini. Sampe rasanya malu banget. Sampe rasanya mau ngaku salah aja kayanya berat banget. Tapi kalo emang salah ya, mau ga mau kita harus ngakuin. Gentle dong. Lagian ngaku salah itu bagus kok. Berarti kita sadar. Justru kalo ga ngaku salah apalagi ga mau memperbaikinya itu yang aneh.

Mengakui kesalahan bukanlah pertanda kelemahan kita. Justru diperlukan kekuatan yang luar biasa besar untuk mampu melihat dan mengakui kesalahan yang telah kita perbuat. Terlebih lagi untuk meminta maaf sekaligus membangun komitmen baru untuk memperbaikinya. Maka, sebagai manusia kita takkan bisa mencapai kesempurnaan. Hanya Allah saja yang Maha Sempurna. Kebijakan serta pelajaran hidup takkan tercapai dengan mengejar kesempurnaan. Namun, kesalahan adalah teman terbaik yang membisikkan bagaimana kita sebaiknya bertindak.  Dengan mengakui kesalahan, kita membungkam semua celotehan dan mengubahnya menjadi rasa hormat. Yang perlu kita lakukan adalah bertindak benar. Salah satunya, kita harus berani mengakui kesalahan. Saat kanak-kanak dulu, betapa ngerinya kita mengakui kesalahan. Kita pasti akan dihukum berdiri di depan kelas, atau menerima jeweran, yang meski tak menyakitkan namun membuat hati terluka. Kita tahu, kita dihukum bukan karena mengakui kesalahan, namun karena tak mau mengakui kesalahan pada waktunya.  Bahkan, kini pun masih banyak orang takut mengakui kesalahan. Padahal, dengan mengakui kesalahan dan bersedia menerima konsekuensinya, kita dapat tertidur dengan tenang di malam hari. Kita pun tak perlu takut untuk bangun keesokan harinya.


Sekali lagi gw minta maaf buat orang-orang yang udah gw bikin bete, kesel, ato marah. Maafin perilaku gw yang kurang berkenan. Sesungguhnya ga ada niatan buruk apa-apa. I admit that I made the mistakes. Sorry :(

No comments:

Post a Comment

What do you think?